this about my daily life in college *_*

1
ok first let me to tell me about my daily life in USU,

oke usually I went to college at 7 am
huawaaaa *_* so sleepy. (in fact : like in my school before)
after that I studied about lesson (still in general lesson )
heehehe,
like computer,philosophy,english language,and many more

and NOW many assignments that I will do it well

:)
 then, many interesting activity that I done until NOW

Lunch time...there`s special restauant , in here I called "ZAM-ZAM"
wow, all food with the same price Rp.6000 (biasa anak kost cr yg murah)
and MEDAN there`s "SENEN`NYA MEDAN " that is "TITI GANTUNG"

many books that I can buy with te lowest price hehhe, :D
AND beside that all of u should know "21 Cinema MEDAN " has highest price,but it`s so contarst with the quality huft :D
ok, thats about small things in my daily life in MEDAN

oh yes !!! one more I like culture of MEDAN
because many of people in MEDAN have BLAK-BLAKAN in MEDAN
(jadi ga ada yg ditutup2in)

and here I learn many more about meaning of life ^_^

HOW HARD SOME PEOPLE LIVING IN MEDAN ? 


to be continue :)

Mau tahu AIDS ? bisa dilihat dr MULUT kita :D jd WASPADA

1
AIDS  merupakan salah saru penyakit yang sangat menular dan pembunuh masal. sebagian dari kita kadang tidak mengetahui AIDS secaara pasti. Berikut saya jelaskan ciri-ciri orang yang terinfeksi AIDS pada rongga mulut.

AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit yang ditandai dengan rusaknya system kekebalan tubuh sehingga mudah diserang berbagai macam infeksi. AIDS disebabkan oleh virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Sampai saat ini belum dapat diketahui dengan pasti dari mana mulai berjangkitnya penyakit AIDS. Penyakit AIDS tidak ditularkan melalui kontak biasa, namun ditularkan melalui hubungan seksual, kontak dengan darah yang tercemar HIV dan melalui jarum suntik atau alat kedokteran lainnya yang tercemar HIV.
Sebaliknya AIDS tidak dapat ditularkan melalui gigitan serangga, minuman, atau kontak biasa dalam keluarga, sekolah, kolam renanng, WC umum atau tempat kerja dengan penderita AIDS. 

1. Gejala Klinis AIDS
AIDS mempunyai spectrum yang luas pada gambaran klinis. Pada awal permulaan terdapat gejala-gejala seperti terkena flu. Penderita merasa lelah yangberkepanjangan dan tanpa sebab, kelenjar-kelenjar getah  bening dileher, ketiak, pangkal paha membengkak selama berbulan bulan, nafsu makan menurun/hilang,
demam yang terus menerus mencapai 39 derajat Celcius atau berkeringat pada malam hari, diarrhea, berat badan turun tampa sebab, luka-luka hitam pada kulit atau selaput lendir yang tidak bias ssembuh, batuk-batuk yang berkepanjangan dan dalam kerongkongan, mudah memar atau pendarahan tanpa sebab. Gejala-gejala
awal ini sering disebut AIDS Related Complex (ARC). Bila keadaan penyakit ini meningkat, penyakit ganas lain berkembang seperti: radang paru (penumocytis carinii), kandiasis oesophagus, cytomegalovirus atau herpes, sarcoma kaposi, tumor ganas pembuluh darah.

2. Manifestasi AIDS dirongga mulut
Sekitar 95% penderita AIDS mengalami manifestasi pada daerah kepala dan leher sebagaimana juga menurut Shiod dan Pinborg 1987. Manifestasi di mulut seringkali merupakan tanda awal infesi HIV

3. Infeksi karena jamur (Oral Candidiasis)
Kandiasi nulut sejauh ini merupakan tanda di dalam mulut yang paling sering dijumpai baik pada penderita AIDS maupun AIDS related complex (ARC) dan merupakan tanda dari manifestasi klinis pada penderita kelompok resiko tinggipada lebih 59% kasus.
Kandiasis mulut pada penderita AIDs dapat terlihat berupa oral thrush, acute atrophic candidiasis, chronic hyperplastic candidiasis, dan stomatis angularis (Perleche).

4. Infeksi karena virus
Infeksi karena virus golongan herpes paling sering dijumpai pada penderita AIDS dan ARC. Infeksi virus pada penderita dapat terlihat berupa stomatis herpetiformis, herpes zoster, hairy leukoplakia, cytomegalovirus.

5. Infeksi karena bakteri
Infeksi karena bakteri dapat berupa HIV necrotizing gingivitis maupun HIV periodontitis.
a. HIV necrotizing gingivitis
HIV necrotizing gingivitis dapat dijumpai pada penderita AIDS maupun ARC. Lesi ini dapat tersembunyi atau mendadak disertai pendarahan waktu menggosok gigi, rasa sakit dan halitosis.
 Necrotizing gingivitis paling sering mengenai gingiva bagian anterior. Pada situasi ini, pabila interdental dan tepi gingiva akan tampak berwarna merah, bengkak, atau kuning keabu-abuan karena nekrosis, bakan sering terjadi necrotizing ulcrerative gingivitis yang parah dan penyakit periodontal yang progresif sekalipun kebersihan mulut terjaga dengan baik dan walaupun telah diberikan antibiotika.

b. HIV periodontitis
Penyakit periodontal yang berlangsung secara progresif mungkin merupakan indicator awal yang dapat ditemukan pada infeksi HIV. Dokter gigi seyogyanya mendiagnosa secara dini proses kerusakan tulang alveolar tersebut dengan tetap mempertimbangkan kemungkinan adnya infeksi HIV.
Hal ini disebabkan terutama oleh adanya fakta bahwa sejumlah penderita AIDS yang mengalami kerusakan tulang alveolar yang cepat.

C. Neoplasma
Sarkoma kaposi yang berhubungan dengan AIDS tampak sebagai penyakit yang lebih ganas dan biasanya telah menyebar pada saat dilakukan diagnosa awal.
Kira-kira 40% penderita AIDS dengan sarcoma kaposi akn meninggal dalam waktu kurang lebih satu tahun dan biasanya disertai dengan infeksi opotunistik yang lain (misalnya pneumocystic carinii, jamur, virus, bakteri). Manifestasi mulut sarcoma kaposi biasanya merupakan tanda awal AIDS dan umumnya (50%) ditemukan dalam mulut pria homoseksual. Selain mulut, sarcoma ini juga dapat ditemukan dikulit kepala dan leher. Sarkoma kaposi pada mulut biasanya terlihat mula –mula sebagai macula, nodul dan plak yang datar atau menonjol, biasanya berbewntuk lingkaran dan berwarna merah atau keunguan.
Terletak pada palatum dan besarnya dari hanya beberapa millimeter sampai centimeter. Bentuknya tidak teratur, dapat tunggal atau multiple dan biasanya asintomatik, sehingga baru disadari oleh pasien bila lesi sudah menjadi agak besar.

Kelainan lain didalam mulut
Kelainan-kelainan ini tidak diketahui sebabnya, dapat timbul berupa :
a. Stomatis aphtosa rekuren, terutama tipe mayor.
b. Ulkus nekrotik yang meluas sampai ke fausia.
c. Xerostomia
d. Pembesaran kelenjar parotis, terutama penderita AIDS anak-anak.
e. Idiophatic thrombocytopenia purpura.
f. Palsi wajah
g. Addisonian mucosal hyperpigmentation
h. Limfadenopati submandibula.
i. Hiperpigmentasi melanotik
j. Penyembuhan luka yang lama
k. Bayi yang lahir dengan infeksi AIDS dapat mengalami deformasi wajah.

ROKOK memang KEJAM untuk KESEHATAN GIGI

0
Berbagai posting dan artikel mungkin susah banyak yang mengulas tentang rokok dan bahaya yang ditimbulkan. namun disini sayang ingin mengulas efek rokok khusu terhadap kesehatan mulut dan gigi. semuga bermanfaat dan selalu mohon saran dan kesan agar postingan ini makin sempurna.

mengapa rokok sangat erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut? jelas secara gampang bisa dijawab, karena rokok dihisap melalui mulut ( saya rasa ga ada tempat lain untuk menghisap rokok ^^). Secara gampang bisa kita lihat bibir seorang perokok memang terlihat lebih gelap dibandingkan dengan bibir seorang yang bukan perokok, mengapa?

Secara umum kita mengetahui rokok yang ada di Indonesia ada 2 jenis, rokok dengan filter dan tanpa filter ( lebih dikenal dengan rokok kretek). Rokok tanpa filter cenderung lebih cepat merubah warna gigi dari pada rokok dengan filter.

Sekarang mari kita ikuti jejak asap rokok kenapa begitu banyak organ" tubuh yang dirugikan. Saat kita menghisap rokok asap yang keluar dari sebatang rokok menuju rongga mulut, beberapa detik asap rokok dengan jutaan zat" kimia berada dalam rongga mulut dan mempengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam rongga mulut termasuk gigi itu sendiri. Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zat asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok beresiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.

Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.

Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering terjadi disebabkan oleh plak bakteri dan factor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari perbedaan penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perokok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukund gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.

Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.

Beberapa perawatan memang sangat menganjurkan pada pasien perokok untuk benrhenti merokok untuk sementara waktu, selama dalam proses perawatan. Seperti pasien yang dalam masa pemsangan implan.

Dapat disimpulkan kerugian yang timbul akibat kebiasaan merokok pada kesehatan gigi dan mulut:

1. Perubahan warna gigi, gusi dan bibir.
2. Karies pada gigi akan semakin cepat terbentuk.
3. Kemungkinan kanker pada jaringan mulut sangat besar.
4. Bau nafas jelas beraroma rokok.
5. Berubahnya jaringan" dalam rongga mulut yang menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mulut itu sendiri seperti pemicu terbantuknya karies.

Cokelat itu BAIK loh untuk GIGI kita :)

0

Para peneliti telah menemukan bahwa coklat dapat mencegah kerusakan terhadap gigi. Hal ini begitu berhasil dalam memerangi pembusukan bahwa para ilmuwan percaya beberapa komponen yang mungkin satu hari ditambahkan untuk obat kumur atau pasta gigi.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di Osaka University di Jepang menemukan bahwa bagian-bagian biji kakao, bahan utama cokelat, menggagalkan bakteri mulut dan kerusakan gigi.
Mereka menemukan bahwa biji kakao kulit - bagian luar dari kacang yang biasanya pergi ke limbah dalam produksi coklat - memiliki efek anti bakteri pada mulut dan dapat melawan secara efektif melawan plak dan agen merusak lainnya.
Pembusukan gigi terjadi ketika bakteri dalam mulut berubah menjadi asam, yang merusak di permukaan gigi dan menyebabkan karies.
Para ilmuwan Jepang menemukan coklat yang tidak terlalu berbahaya daripada banyak makanan manis yang lainnya, karena agen antibakteri pada biji kakao offset gula tingkat tinggi.
Setelah tiga bulan, penelitian ini menemukan bahwa angka dengan diet gula tinggi memiliki 14 lubang rata-rata dibandingkan dengan hanya enam rongga bagi mereka yang menerima kulit biji kakao dalam makanan mereka.
Para peneliti kini merencanakan untuk menguji temuan mereka pada manusia.
Berbicara kepada majalah New Scientist, Takashi Ooshima, dari Osaka University, mengatakan temuan mereka bisa mengarah pada pengobatan baru untuk kerusakan gigi.
"Dimungkinkan untuk menggunakan obat kumur CBH ekstrak, atau suplemen untuk sebuah pasta gigi."
Bahkan bisa dimasukkan kembali ke cokelat untuk membuat lebih baik untuk gigi, katanya
"Mereka tentu memiliki efek tapi kebersihan mulut yang baik, daripada banyak makan cokelat, adalah cara untuk gigi sehat yang baik."
Juru bicara British Dental Association mengatakan: "Jika memang benar bahwa cokelat tidak membantu mengurangi kerusakan gigi dan rongga yang hanya dapat menjadi hal yang baik, tetapi Anda harus ingat bahwa cokelat mengandung gula.
"Saran kami tetap sama: jika orang ingin makan permen manis dan minuman mereka harus membatasinya, dan mengunjungi dokter gigi secara teratur."


Sumber : BBC News

MATI SURI ( BY :Kick Andy )

0

Seperti apa rasanya mengalami saat-saat roh lepas dari raga, dan melihat pemandangan jasad sendiri? Percayakah Anda bahwa mati suri itu bisa terjadi dan ada sejumlah penampakan spiritual yang diperlihatkan kepada yang mengalaminya?

Kalau biasanya Kick Andy bicara soal kehidupan, kini saatnya soal kematian yang menjadi bahasan. Bukan untuk melempar polemik soal misalnya klenik yang menyertainya, ataupun menakut-nakuti. Namun lebih kepada wacana bahwa kematian sementara ini memberikan hikmah positif bagi yang mengalaminya. Siapa tahu juga bisa membuat Anda merenung sebentar dan menyarikan manfaat dari kebesaran Tuhan itu.

Subur Satyawan atau lebih akrab dipanggil Samson. Samson yang masa mudanya dipenuhi dengan kehidupan foya-foya, main judi dan main perempuan, serta tidak bertanggung jawab kepada keluarganya, akhirnya mampu berubah menjadi suami dan ayah yang baik bagi istri dan keluarganya. Titik balik kehidupannya bermula saat Samson disentil Tuhan, ia mengalami mati selama kurang lebih 20 menit pada tahun 2000. Seorang mantri kesehatan sempat menyatakan bahwa ia sudah tidak bernyawa. Pada saat itulah, Samson mengaku ia bisa merasakan tubuhnya tertarik ke atas lepas dari badan. Ia merasa dibawa dua orang berjubah hitam, yang dianggapnya setan yang akan membawanya ke neraka. Namun ternyata saatnya belum tiba. “Saya sempat berjanji akan hidup di jalan Tuhan, dan menolak mengikuti dua orang itu…” cerita Samson. Tuhan ternyata mendengar doanya dan memberinya kesempatan kedua. Maut batal menjemputnya saat itu. Ia siuman kembali di hadapan istrinya. Bagaimana ia memaknai peristiwa itu untuk berubah?
Hal yang serupa juga menghampiri pemain saxophone senior Cucu Valianto, atau lebih beken disebut Cucu Ripet. Cucu mengalami mati suri pada akhir tahun 2009 lalu. Saat sedang berada di kamar mandi, ia anfal jantung. Cucu yang sedang bersiap-siap untuk rekaman itu, akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Saat menjalani operasi kedua setelah sempat gagal pada operasi pertama, mendadak denyut jantungnya berhenti. Dokter menyatakan ia sudah tidak ada. Alat-alat bantu operasi dilepas dari dirinya, dan ia ditinggalkan dokter selama 2 jam lebih. Pada saat itulah Cucu mengaku seperti bermimpi sedang berlari-lari di sebuah bukit bersama ribuan orang lainnya, yang semuanya berwajah serupa. Menurutnya, ada sebuah pintu di puncak bukit yang mereka daki bersama-sama itu. “Saat itu saya berlari tanpa henti dan tidak merasa lelah, untuk mencapai pintu gerbang. Namun pada saat sampai di depan pintu, langsung ditutup penjaganya karena katanya sudah penuh…” kenang Cucu. Saat itulah, jantungnya berdenyut kembali dan dokter kembali disibukkan mengurusi mantan mayat Cucu. Pasca kejadian itu, Cucu mengaku mengalami sejumlah mukjizat, yang membuatnya semakin yakin akan kekuasaan Tuhan.

August Melasz, aktor senior yang pernah berjaya pada era 1970-1980-an, ternyata juga memiliki pengalaman spiritual serupa. Pada usia 15 tahun, August yang mengaku sedang dalam masa bandel-bandelnya, sempat dijemput oleh maut. Ia yang saat itu dibonceng motor sahabatnya, mengalami kecelakaan hebat dan terluka sangat parah. Ia dibawa ke rumah sakit terdekat di Surabaya, dan mendapatkan pertolongan secepatnya. Namun ia kemudian dinyatakan oleh petugas medis bahwa nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Namun saat dalam keadaan tak sadar itu, August mengaku justru ia merasa sadar dan bisa mengetahui serta mendengar semua kejadian di sekitarnya. Ia juga mengalami kejadian yang menurutnya, pemandangan yang mulia dan sejuk. Apa yang ia nazarkan sehingga kemudian diberi kesempatan hidup kedua, dan mampu memaknai pengalaman magis itu untuk menjadi pedoman hidup dan religinya?

Dan bagi Aslina, mati suri menjadi pengalaman paling dahsyat yang pernah ia rasakan. Penyakit gondok yang diderita perempuan asal Bengkalis Riau ini, mengantarkannya berobat ke sebuah rumah sakit di Malaysia. Saat sedang ditangani dokter, tiba-tiba monitor denyut jantungnya berubah menjadi garis lurus. Dokter memvonisnya sudah tak bernyawa lagi saat itu. Sang paman yang mendampinginya pun panik. Yang unik, Aslina justru mengaku ia bisa melihat kepanikan sang paman, yang sedang berada di luar kamar operasinya. Saat itulah Aslina mengaku ternyata ia sedang berada di luar jasadnya, dan melihat semua yang terjadi di sekitarnya. Beberapa saat kemudian, sejumlah peristiwa spiritual diperlihatkan kepadanya. Mulai dari pertemuannya kembali dengan sang ayah dalam keadaan muda hingga perjalanan-perjalanan yang menurutnya mirip seperti yang selama ini diceritakan oleh guru agamanya tentang kematian. Apa saja visi lengkap yang diterima Aslina selama sekitar 2 jam sakaratul mautnya pada 2006 silam? Apa hikmah yang diterimanya, sehingga ia bisa menata hidupnya menjadi lebih religius? Bagaimana pendapat dokter tentang fenomena mati suri, dari bahasa dan pengetahuan ilmiah medis yang berlaku hingga saat ini?
'

1 bulan 2 minggu my life in MEDAN

0
" INI MEDAN BUNG !!! "







 (foto ini di daerah MERDEKA WALK : merdeka walk itu, lapangan di MEDAN yg menampung seluruh masyarakat MEDAN,kalo lg upacara,ataupun kegiatan pemerintah lainnya)

ya , hidup fina disini dimulai tanggal 23 JULI 2010 dari take off jam 17.00, dianter bunda, fa, ibu, di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 , jauh bgt, naik AIR ASIA sh ....

akhirnya setelah melepas semua rasa haru yg benar2 beraaaaaaaaaaaaaaaaaaaat bgt, fina CAW ke MEDAN  ^_^

ya, ALLAH,,,sampai jam 20.00, dan ke kos fina naik taxi brg bapak2 yg mau ke ACEH :) jadi cuma nambah Rp. 10 ribu aja loh :))

sampai, ketemu kak juju tetangga kos, ya ALLAH tidur di kamar yg akan menemankuh dan melihat aku sebagai dokter gigi *_O loh, masih pakai karpet dingin bgt :)

banyak yg akan terjadi nih kayanya :)
benar2 deh, gag ngerti gimana hidup aku di MEDAN ??

Syokkkkkkkkkkkkkkkkkkkk...

"masa fina tanya : " bang ada indomaret ?"
" jwb : "eh KAU dek, ke JAKARTA AJA ! jgn ke MEDAN "
innalillahi, sumpalah seram kali aku (ketularan bahasa medan nih aku jadinya)

yaudahlah, semua harus disyukuri
jgn banyak mengeluh :(
finaaaaaaaaaaaa
1. harus mandiri
2. harus kuat
3. harus bahagia

fina mau cerita lagi di MEDAN nih banyak bgt VOCABULARYNYA :
1. KUSUK : pijat badan (hahaha, tau dr OSPEK)

2. KERETA : itu tuh MOTOR MIO ... (aduh gg paham , sejarahnya dr mana ???)

3. SEMALAM : KEMARIN (kenapa ch, setiap bilang kamerin walau PAGI terjadi kegiatan bilangnya SEMALAM)

4. KELEN : KALIAN ( lucuuuuuuuuuuuuuuu.... kak astri yg bisa dng logat yg pas)

5.  masih banyak lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

yg pasti logat medan tuh MANTAP, keras, dan yg fina suka sih :
budayanya : LANGSUNG BLAK-BLAK.an , ga ada yg ditutup2in...
heheheh :))

Ini MEDAN BUNG

sekarang, hari ini tanggal 7 SEPTEMBER, aku pulang ke TANGERANG "untuk pergi mudik ke SURABAYA,
ya ALLAH lancarkan fina,,,

*ditunggu yah berita2 yg update lagi pas aku di SURABAYA..

regards,



Alfina Subiantoro...

Medan 08092010

SUMPAH DOKTER GIGI

0
* Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan terutama dalam bidang kesehatan

* Saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan martabat dan tradisi luhur jabatan Kedokteran Gigi

* Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan keilmuan saya sebagai dokter gigi

* Sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran gigi saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan

* Dalam menunaikan kewajiban saya, saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, politik, kepartaian atau kedudukan sosial

* Saya ikrarkan sumpah/janji ini dengan sungguh-sungguh dan penuh keinsyafan


Merawat gigi jangan lupa gusi

0
Dokter percaya, sakit gigi bukanlah penyakit mematikan. Namun, lengah sedikit saja dalam merawatnya, musibah yang tak diharapkan bisa terjadi. Untuk menjaga kesehatan gigi, jangan lupakan kebersihan gusi.

Tanpa kita sadari, miliaran bakteri sebenarnya selalu siap merusak gusi kita. Menurut American Dental Academy, bila Anda merasakan ada bagian gusi yang sering mengalami pendarahan atau sangat sensitif, misalnya saja gusi di bagian gigi taring, keduanya bisa menjadi tanda adanya penyakit gusi.

Dikatakan, sekitar 80 persen penduduk Amerika mengalami salah satu bentuk gangguan gusi, mulai dari peradangan ringan hingga infeksi yang sering kambuh (gingivitis). Bila derajat ini sudah dilewati, gangguan demam akan sangat dekat.

Repotnya, gangguan gusi umumnya tak diketahui kapan akan datang. Ini karena ketimbang gigi, umumnya kita kurang memperhatikan gusi sampai, tahu-tahu sudah bermasalah.




“Rasa sakit biasanya merupakan indikator pertama gusi bermasalah. Namun, kalau rasa sakit itu sudah kelewat sangat, derajat keparahannya biasanya sudah tinggi,” tutur Michael Rethman, presiden American Academy of Periodontology.
Penyakit Sistemik
Bagaimana ini terjadi, menurut Rethman, karena bakteri di mulut ada yang sanggup menghindar dari penyikatan gigi yang setiap hari kita lakukan. Bakteri itu bersembunyi, menggantung di dalam kulit yang disebut sulkus, yaitu tempat bertemunya gigi dan gusi.

Ketika bakteri itu menarik kawanannya sehingga menumpuk, plak tak berwarna dan lengket pun terbentuk. Dalam waktu kurang dari satu hari, plak itu bisa mengeras menjadi tartar yang melekat sedemikian erat pada gigi. Hanya dokter yang menggunakan peralatan tajam saja yang sanggup membersihkan dengan cara mengoreknya.

Racun-racun yang dihasilkan oleh bakteri sendiri pada gilirannya menyebabkan peradangan. Sebelum kita menyadari peradangan itu menjadi semakin kronis, infeksi derajat rendah yang disebut gingivitis sudah terjadi.

Bila dibiarkan begitu saja tanpa dirawat, gingivitis akan berkembang menjadi periodontitis di mana gangguan yang sesungguhnya dimulai. Pada tahap ini lapisan kecil kulit di gusi tempat bakteri bersarang semakin tertarik menjauh dari gigi dan menciptakan celah di sepanjang akar gigi, sehingga tak cuma gigi, bahkan tulang yang menjadi landasan pun menjadi sangat rentan terkena infeksi. Pada kondisi ini pula kedudukan gigi menjadi goyang atau bahkan tanggal.

Perkembangan buruk itu tak cukup berhenti di dalam mulut. Peradangan kronis yang dipicu oleh periodontitis itu diyakini bisa menjalar ke seluruh tubuh yang meningkatkan risiko seseorang untuk didatangi penyakit yang lebih mematikan termasuk diabetes, serangan jantung, dan stroke. Sebelum itu terjadi, rawatlah gusi mulai sekarang juga.





Strategi Mengalahkan Bakteri
Dengan kondisi kesehatan mulut yang memperlihatkan tanda-tanda penyakit sistemik sebagaimana diutarakan di atas, menjaga kesehatan gusi menjadi strategi penting. Berikut ini sejumlah cara yang disajikan Alternative Medicine untuk menjaga kesehatan gusi:

Sikat Gigi
Pertahanan pertama untuk menjaga kesehatan gusi tetaplah sikat gigi dan benang gigi. “Saya lihat selama 33 tahun praktik, tidak ada yang melebihi sikat gigi dan menggunakan benang untuk membersihkan gigi. Selain murah, juga terbukti bermanfaat,” kata Stanley Dintcho, dokter gigi di San Francisco. Meski demikian, tambahnya, hanya 20 persen di antara kita yang mempraktikkan petunjuk itu.

Dintcho merekomendasikan untuk menyikat gigi setidaknya tiga kali sehari, dan menggunakan benang pembersih – sebelum sikat gigi – setidaknya sehari sekali. Mulailah menyikat pada ujung gigi dekat garis gusi dan sikatlah dengan gerakan dari atas ke bawah atau sebaliknya. Beri banyak perhatian pada geraham dan jangan lupa menyikat langit-langit mulut serta ujung lidah. Ganti sikat tiap dua bulan sekali dan pastikan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

Buah dan Sayur
Buah dan sayur yang kaya antioksidan memadatkan area yang terkena peradangan sekaligus menetralisasi radikal bebas, molekul jahat yang dihasilkan bakteri di gusi dan sel darah putih yang memerangi infeksi derajat rendah.

Dalam suatu pengkajian, peneliti mengamati aktivitas antioksidan pada saliva (ludah) orang. Mereka mendapati, pada orang dengan penyakit periodontal, aktivitas antioksidannya 40 persen di bawah mereka yang gusinya sehat.

“Di dalam mulut berlangsung pertempuran terus-menerus antara kekuatan perusak dan kekuatan menyembuhkan,” tutur Rethman. “Menu makan yang tinggi antioksidan membantu menunjang sel-sel baru yang membangun kembali lapisan tulang dan gusi.” Upayakan makan buah dan sayur yang cukup bervariasi setiap hari.

Vitamin C
Antioksidan yang berasal dari vitamin C layak memperoleh perhatian khusus. Antioksidan ini tidak hanya menurunkan peradangan secara langsung, tetapi juga membantu mulut merekatkan kembali gusi pada landasan gigi dengan mendorong pertumbuhan lapisan-lapisan penghubung.

Bila Anda kekurangan vitamin C, kolagen tidak akan sanggup merekatkan kembali gusi dengan baik, pembuluh-pembuluh kapiler di gusi juga menjadi rapuh, dan akan mempermudah terjadi pendarahan.

Bila Anda merasa tidak cukup memperoleh sayur dan buah, telahlah suplemen vitamin C setidaknya 400 miligram per hari. Jumlah itu sudah cukup untuk melindungi sel-sel di gusi. Jenis suplemen yang dipilih lebih tepat yang berbentuk tablet ketimbang kunyah. Kandungan asam yang tinggi pada suplemen vitamin C kunyah dapat mengikis gigi saat Anda mengunyahnya.

Konsumsi Kalsium
Komponen diet lain yang bisa menjadi kunci keindahan saat Anda tersenyum sambil pamer gusi adalah kalsium. Pasokan kalsium yang memadai akan menjamin kuatnya tulang yang menopang gigi tetap kuat, sehingga dapat menurunkan risiko tanggalnya gigi.

Pria dan wanita dewasa perlu 1.000 hingga 1.200 miligram kalsium per hari. Kalau Anda tidak suka susu, Anda bisa memperolehnya dari suplemen. Untuk penyerapan terbaik, per hari telan kalsium 500 miligram saja dan tambahkan 400 atau 800 miligram vitamin D.

Koenzim Q10
Di pasar barangkali ada yang menawarkan produk alami untuk kesehatan gusi dengan sebutan koenzim Q10 (coQ10). Memang benar coQ10 adalah antioksidan yang ampuh. Meski begitu, belum ada bukti ilmiah yang dengan tegas mengaitkan nutrisi ini dengan keberhasilan perawatan atau pencegahan gangguan gusi. Di samping itu, jumlah tak seberapa yang terkandung pada pasta gigi, menurut Dintcho, dinilai sudah cukup memadai.

Jadi yang benar, meningkatkan daya tahan seluruh tubuh dengan coQ10 memang bisa meredam radikal bebas yang dilepas oleh gusi yang meradang. Bila Anda terkena gingivitis, boleh saja menelan 100 mg coQ10 per hari. Meski begitu, jangan perhitungkan itu sebagai basis pertahanan utama gusi Anda.

Agar Mulut Tetap Segar
Penyakit gusi itu sendiri merupakan penyakit tersembunyi yang berbahaya. Meski demikian, gangguan mulut lain bisa sangat menyakitkan, secara fisik maupun sosial. Untungnya, ada beberapa obat alami yang layak dicoba untuk menanggulanginya. Sebab selain murah, juga mudah diupayakan.
Berikut ini beberapa yang bisa dicoba:

Napas Bau
Halitosis, nama resmi untuk napas bau, merupakan konsekuensi yang sering menyertai gangguan gusi. Cairan pencuci mulut bisa membuat napas segar kembali. Beragam produk ramuan alami barangkali sudah tersedia di pasar.

Selain itu, coba pula resep yang ditawarkan Sandra Senzon, seorang ahli kesehatan gigi di New York City, penulis buku Reversing Gum Disease Naturally, berupa garam laut hangat yang akan mampu menetralkan keasaman mulut dan sekaligus membunuh bakteri. Campurkan satu sendok garam laut ke dalam segelas kecil air hangat. Gunakan campuran itu untuk berkumur tiga kali sehari.


Sariawan
Tak diketahui apa penyebab luka kecil yang menyakitkan ini. Ada yang menduga, penyebabnya adalah tidak-berfungsinya sistem imun tubuh. Ada yang menduga karena stres. Ada pula yang bilang karena ketidakcukupan nutrisi.

Apa pun penyebabnya, ada sedikit trik yang bisa dicoba untuk mempercepat kesembuhan. Senzon menyarankan untuk mengoleskan lavender pada bagian yang luka beberapa kali sehari. Atau coba pula propolis, getah seperti karet yang dihasilkan oleh lebah, untuk menutup luka, sebagaimana menggunakan plester.

Untuk sariawan yang sering kambuh, belilah pasta gigi tanpa kandungan sodium lauryl sulfate, kandungan detergen pada pasta gigi yang bisa membuat kering membran mocous di mulut, sehingga membuat sariawan makin menyakitkan.

Bibir Melepuh
Lepuhan di bibir disebabkan oleh virus herpes simplek dan akan muncul saat sistem kekebalan tubuh melemah. Salah satu obat oles yang baik adalah ekstrak daun yang dalam bahasa Latin disebut Melisa offcinalis atau dikenal pula sebagai lemon balm. Belilah salep krim yang mengandung lemon balm dan oleskan tipis di bibir hingga empat kali sehari.

INFO KEDOKTERAN GIGI : Terapi Pijat Gusi untuk Sembuhkan Asma penemuan Dr. HARYONO UTOMO, drg, Sp.Ort

0
Gangguan asma ternyata bisa dikurangi dengan pijatan di gusi. Penerapinya juga bukan harus dokter spesialis paru. Sangat bagus jika dokter puskesmas menguasai teknik terapi temuan Dr drg Haryono Utomo Sp.Orto itu.




Gangguan asma ternyata bisa dikurangi dengan pijatan di gusi. Penerapinya juga bukan harus dokter spesialis paru. Sangat bagus jika dokter puskesmas menguasai teknik terapi temuan Dr drg Haryono Utomo SpOrt itu.

ALAT terapi tersebut berupa besi steril seukuran jarum goni sepanjang 10 cm, ujungnya berbentuk bulan sabit. Di kalangan dokter gigi, alat itu biasa dipakai membersihkan karang gigi. Namanya sickle shaped scaler. Tapi, bagi Dr drg Haryono Utomo SpOrt, besi kecil tersebut juga bisa digunakan memijat gusi.

Caranya simpel. Gusi geraham bagian atas ditekan-tekan dengan alat tersebut sekitar tiga menit, nyut… nyut… yut… selesai. Bayangan gusi ditekan dengan besi tentu sangat sakit. Tapi, ”Pemijatan seperti itu sama sekali tak menimbulkan rasa sakit,” kata Haryono.

Ternyata, pijatan tersebut bisa mengurangi berbagai keluhan penyakit. Mulai vertigo, nyeri haid, sinusitis, asma, hingga keluhan sulit tidur. Haryono menamakan terapi itu sebagai assisted drainage. Atas temuannya tersebut, pria 50 tahun itu mendapat anugerah sebagai lulusan terbaik program doktoral ilmu kedokteran Universitas Airlangga (Unair) tahun lalu.

Haryono menjelaskan, gusi merupakan tempat mengumpulnya kuman. Karena itu, rongga mulut yang tidak bersih sangat rentan memicu penyakit. Pemijatan pada gusi bisa memicu peningkatan suhu lokal. ”Langkah itu juga melebarkan pembuluh darah,” katanya.

Jika pembuluh darah lancar, pertahanan tubuh akan meningkat. Memang, ketika dipijat, gusi akan mengeluarkan darah. Namun, sama sekali tak sakit karena yang keluar itu adalah darah kotor. ”Kalau pembuluh darah lancar, racun akan lebih mudah dinetralisasi,” paparnya.

Dokter yang sehari-hari bertugas di klinik spesialis Fakultas Kedokteran Gigi, Unair, itu melakukan terapi pijat gusi sejak 1996. Suatu hari, dia didatangi pasien seorang dokter yang meminta pembersihan karang gigi. ”Karang gigi saya bersihkan disertai pemijatan gusi,” kata Haryono yang merahasiakan nama dokter pasiennya itu. Beberapa hari kemudian, dokter tersebut mengontak Haryono. ”Dia girang karena vertigo yang lama diidapnya juga lenyap,” ungkapnya.

Tampaknya, kabar itu berkembang dari mulut ke mulut, sehingga Haryono tak hanya didatangi pasien dengan keluhan seputar gusi dan gigi. ”Yang datang ke saya justru (pasien) macam-macam (keluhan). Mulai nyeri haid sampai sulit tidur,” paparnya. ”Untungnya, terapi pijat gusi ternyata membuahkan hasil. Saya juga heran, sederhana kok hasilnya luar biasa,” lanjut dia.

Melihat kenyataan itu, Haryono berusaha meneliti lebih dalam pengalaman praktiknya tersebut. Pada 2007, bersama Dr dr Anang Endaryanto SpA (K), dia meneliti terapi gusi untuk penyembuhan asma anak-anak.

Haryono menerapi 30 anak pengidap asma. ”Saya terapi (pijat gusi, Red) tiga menit,” ujarnya. Dua bulan setelah terapi, dicek. Apakah masih ada gangguan asma. Ternyata, tidak ada.

Dokter Anang juga menguji faal paru anak-anak tersebut, ternyata tidak ada masalah. Menurut dia, jalur persarafan antara rongga mulut dan hidung sama, yakni nervus maxillaris.

Di Indonesia, asma termasuk penyakit menakutkan. Hasil penelitian Departemen Kesehatan -kini Kementerian Kesehatan- pada 2007 menggambarkan, setidaknya satu di antara sepuluh anak mengidap asma.

Penelitian itu juga menjelaskan bahwa asma termasuk penyakit mematikan nomor tujuh di Indonesia. Menurut catatan WHO, pada 2005, sekitar 300 juta penduduk dunia mengalami gangguan asma.

Haryono melanjutkan penelitiannya melalui tikus wistar yang dikondisikan asma. ”Ternyata, setelah gusi tikus dipijat, gangguan asmanya juga berkurang,” urainya. Penelitian itulah yang mengantarkan dirinya meraih ijazah doktor.

Saat ujian doktor, Haryono bercerita, sejumlah guru besar dari kampus lain kagum pada penjelasannya. ”Kok bisa dokter gigi menyembuhkan asma. Ternyata terbukti,” katanya menirukan ucapan para guru besar itu. ”Di text book mana pun, kata profesor (terapi pijat gusi, Red) itu juga tidak ada,” lanjutnya lantas tertawa.

Pengalaman pria yang memulai karir sebagai dokter gigi pada 1985 itu kemudian ditularkan ke beberapa koleganya. Dia menjelaskan terapinya itu dalam berbagai seminar. Dia berharap dokter yang bertugas di puskesmas bisa menerapkan terapi temuannya tersebut. ”Berapa besar nyawa orang terselamatkan bila dokter puskesmas bisa (terapi pijat gusi),” ujar pria yang pernah bertugas di Puskesmas Kedundung, Mojokerto, tersebut.

Haryono yang sebelumnya juga mengidap asma selama tujuh tahun terakhir tidak lagi merasakan serangan penyakit tersebut. Kini, dia mengaku lebih leluasa beraktivitas mulai pagi hingga petang. Selain bertugas di klinik spesialis Fakultas Kedokteran Gigi, Unair, dia buka praktik di rumahnya, di kawasan Dharma Husada. Dia juga bisa tidur telentang dengan pulas. Paginya bisa menjalankan aktivitas tanpa gangguan serangan pernapasan itu.

Dulu, ketika masih mengidap asma, saat malam, dokter kelahiran Magelang tersebut kadang harus beristirahat, duduk. Dia mengantisipasi jika asma tiba-tiba menyerang. ”Kalau lagi kambuh, jangan coba-coba tidur telentang, rasanya seperti dibekap layaknya orang tenggelam,” tuturnya.

Bahkan, jika serangan datang, bapak dua anak itu harus nungging-nungging menahan sakit. ”Serangan macam-macam sudah saya rasakan. Saya termasuk lama menderita penyakit itu. Mulai usia delapan tahun sampai 43 tahun,” katanya lantas tertawa.

Penyakit tersebut sedikit demi sedikit berkurang saat Haryono berobat ke dokter gigi. Kala itu, Haryono mendatangi klinik koleganya untuk membetulkan tambalan gigi geraham atas yang lepas. Gusinya memang tidak dipijat, tapi beberapa titik di gusinya pasti tersentuh saat penambalan. ”Lho kok serangan asma saya berkurang,” katanya. Setelah beberapa kali mendatangi klinik dan membetulkan geraham atasnya, serangan asma itu justru hilang sama sekali.

Kini, dia siap menggelar beberapa seminar untuk lebih mengenalkan temuannya tersebut agar lebih banyak dokter yang bisa praktik pijat gusi.

Obat Alami Atasi Sakit Gigi ^_^

0
Anda pernah merasakan derita sakit gigi? Sakit gigi sering dianggap penyakit sepele, terutama bagi orang yang belum pernah menderita sakit gigi.

Sakit gigi memang bukan merupakan penyakit berat dan mematikan seperti halnya kanker atau tumor. Namun akibat yang ditimbulkan sakit gigi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Meski bagian tubuh yang terserang sakit adalah gigi, tetapi dampaknya menimpa pada organ tubuh lain seperti sakit kepala susah tidur, cepat marah, dan lain-lain.

Sering kali kesehatan gigi kurang mendapat perhatian serius dan tatkala terserang sakit gigi barulah disadari betapa pentingnya arti kesehatan gigi. Gigi merupakan alat penting bagi manusia untuk membantu pencernaan makanan.

Pada umumnya gangguan penyakit gigi yang banyak dikeluhkan masyarakat kita di antaranya adalah karies gigi (plak), kerusakan jaringan ikat akar gigi (periodonsium), kerapuhan gigi (flurosis) dan gigi berlubang.

Karies gigi dan gangguan gigi berlubang merupakan gangguan kesehatan gigi yang paling umum dan terbesar luas di sebagian penduduk dunia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di eropa, Amerika, dan Asia disimpulkan 90-100 persen anak-anak di bawah usia 18 tahun terserang karies gigi. Namun pada saat ini banyak orang dewasa yang terserang penyakit karies gigi tersebut.

Timbulnya karies disebabkan oleh beberapa faktor diantarannya, adanya mikroorganisme streptocacus mutans atau kuman yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang yang mengleuarkan toksin (racun), cairan saliva dan air liur, sisa-sisa makanan yang terselip pada gigi dan gusi terutama makanan yang mengandung karbohiodrat dan makanan yang lengket seperti coklat dan biskuit.

Permukaan dan bentuk gigi yang tidak teratur dapat mengakibatkan sisa-sisa makanan terselip dan bertahan sehingga produksi asam oleh bakteri berlangsung cepat dan mengakibatkan terjadinya pembusukan gigi yang memicu timbulnya karies gigi.

Gejala timbulnya karies gigi ditandai dengan permukaan yang kasar dan terdapat noda-noda putih atau kecoklatan pada permukaan gigi. Pada kondisi yang parah, gigi menjadi berlubang dan timbul spontan tetapi berjalan melalui proses yang panjang. Penyakit karies gigi banyak dialami oleh masyarakat saat ini.

Latar belakang timbulnmya karies gigi antara lain kurangnya perhatian masyarakat atau pribadi akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta didorong pola konsumsi bahan makanan yang dapat memicu timbulnya serangan karies gigi.

Gangguan flourosis disebabkan oleh penggunaan fluroide yang berlebihan pada masa pembentukan gigi dan hal tersebut biasanya terjadi tanpa disadari. Timbulnya gangguan plurosis ini biasanya terjadi ditandai dengan adanya garis putih kecil pada email yang secara terus-menerus menyerang seluruh lapisan email gigi. Jika kondisinya sudah parah, lapisan email gigi berubah warna menjadi putih seperti kapur dan secara bertahap hingga gigi akhirnya rapuh dan akan patah.

Kiat mencegah timbulnya pluorosis, jangan terlalu sering/banyak menggunakan fluoride untuk mengatasi karies gigi (gigi berlubang). Dianjurkan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung kalsium, seperti kacang kedelai, sayuran hijau, dan minyak wijen serta mengkonsumsi susu yang mengandung kalsium tinggi.

Gangguan peridonsium menyerang jaringan di sekeliling gigi yang terjadi pada pertemuan dental plague (plak gigi) dengan gusi. Gangguan ini disebabkan oleh toksin dan enzim yang dihasilkan kuman yang ada pada plak gigi. Kuman tersebut selanjutnya merembes ke luar dari lapisan plak gigi dan akhirnya masuk ke dalam jaringan gusi sehingga timbul iritasi, peradangan (implamasi) dan kerusakan jaringan.

Akibatnya jaringan tersebut diserang oleh bakteri lain yang menimbulkan infeksi pada alat gigi dan merusak ligamentum periodensium. Akibatnya, gigi menjadi goyah dan akhirnya tanggal lebih dini.




Terapi alamiah mengatasi sakit gigi, yaitu gunakan 10 Butir cengkeh disangrai lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk, kemudian bubuk cengkeh dimasukkan ke dalam gigi yang berlubang lalu ditutup dengan kapas. Barang putih secukupnya ditumbuh hingga halus kemudian ditempelkan pada gigi yangberlubang.

Atau gunakan cabai hijau dipotong ujungnya sedikit lalu dibakar. Setelah panas, tempelkan cabai tersebut pada gigi yang sakit. Bisa juga dengan menggunakan daun kembang sore direbus dengan air 600 cc hingga tersisa 300 cc, lalu selagi hangat digunakan berkumur-kumur.

(Prof HM Hembing Wijayakusuma adalah ahli pengobatan taradisional dan akupunktur, Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional & Akupunktur se-Indonesia [HIPTRI])

Manifestasi Klinis dan Diagnosis Nekrosis Pulpa

0
Nekrosis pulpa dapat terjadi parsial atau total. Tipe parsial dapat memperlihatkan gejala pulpitis yang ireversibel. Nekrosis total,sebelum mengenai ligamentum periodontal biasanya tidak menunjukkangejala. Tidak merespon terhadap tes suhu atau elektrik. Kadang-kadangbagian depan mahkota gigi akan menghitam.
Tampilan radiografik pada destruksi tulang ataupun pada bagian yangmengalkami fraktur merupakan indikator terbaik dari nekrosis pulpa danmungkin mnembuthkan beberapa bulan untuk perkembangan. Kurangnya responterhadap test suhu dan elektrik tanpa bukti radiografik adanyadestruksi tulang terhadap bagian fraktur tidak menjamin harusnya terapi odontotik.
Nekrosis pulpa pada akar gigi menunjukkan terjadi dari 20%-40%. kejadian dari nekrosis pulpaterlihat tidak berhubungan dengan lokasi terjadinya fraktur akar gigipada apikal, tengah ataupun bidang insisial tetapi lebih berhubungandengan kavitas oral taupun beberapa dislokasi segmen insisial. Jika adabukti pada portiokoronal pulpa, ini secara umum dipercaya bahwa segmenapikal akan tetap berfungsi. Perawatan edontotik adapun biasanya dilakukan pada segmen koronal pada kanal akar gigi.

Kemampuan diagnostic dokterbenar-benar diuji ketika terdapat beberapa kanal pada gigi. Misalnyagigi molar yang memiliki 3 kanal, dengan kanal pertama tetap intak dansehat, kanal kedua mengalami inflamasi akut, dank anal ketiga mengalaminekrosis.Lingkungan pulpa memiliki keunikan dibandingkan dengan jaringan lunaktubuh lainnya. Karena pulpa memiliki lingkungan "non compliant" yangmenyebabkan produk inflamasi lebih lambat dihilangkan dibandingkanjaringan lunak tubuh yang lain. Keadaan ini menyebabkan terjadinyadestruksi lokal dalam jaringan pulpa.

Anamnesis pada nekrosis pulpa berupa tidak ada gejala rasa sakit, keluhan sakit terjadi bila terdapat keradangan periapikal. Pemeriksaan perkusitidak didapatkan nyeri dan pada palpasi juga tidak terdapatpembengkakan serta mobilitas gigi normal. Foto rontgen gigi biasanyanormal kecuali bila terdapat kelainan periapikal terjadi perubahanberupa radiolusen pada lesi.

MUSOFA kuh *_*

0
dia aku kenal saat kelas X sma , waktu itu aku tanya sama dia
"ikut olimpiade apa?"

"ehm,fisika" (jawab DATAR BGT :(, aku sebelllllllllllllll
"apa coba" (dalam hati)
:p
nah itulah MOHAMMAD MUSOFA MULYA PAMBUDY .
dia itu teman, sahabat,calon imam,ayah,bunda fina
fa selalu bisa mengarahkan fina menjadi Fina yg lebih baik (walau fina sering salah, dan susah banget nurut)
*red :moody-an
fina hanya ingin mengucapkan thx atas dukungannya saat ini.

fa
fa yg fina paham dia bahagia karena "HAtes n PAin"
fa? knapa fina nyaman sama fa? karena memang fina bisa mnerima fa apa adanya...
fa juga yang udah buat fina kuad
dan fa yang buat fina akan sadar bahwa hidup itu jangan hanya untuk membhagiakan MANUSIA...
tp

ALLAH lah TUHAN fina yang harus fina BAHAGIAKAN

kalo mau tahu tentang fa lebih lanjut ada kok fb.a :

http://www.facebook.com/home.php?#!/profile.php?id=1517085390

nah, itulah CALON IMAM ALFINA SUBIANTORO

^_^, fina sama fa akan menjaga hubungan ini istiqamah :

ini dia fina dan fa *_O
semoga LANGGENG yah :) AMIN

banyak impian kita yang belum tercapai, dengan bersatu kita harus bisa makin semangat :D

FINA si calon DOKTER GIGI

0
ya ALLAH, baru pertama kali ini fina merasakan rasa lulus ^_^
waktu itu, habis les, fina minta ditemenin MUSOFA MULYA, fina ga paham gimana nanti lihat dia, kalo fina gagal lagi..

waktu itu tes yang udah fina ikutin banyakkkkkkkkkk bgt.
1. TES PBS UGM (FK UGM-FKG UGM)
banyak bgt yang dukung sampe pak TF, n pak MAX juga..bahkan ofa juga ikut tes ini, maka itu fina jadi semangat bgt ya ALLAH., tolong lluluskan hamba
tapi masih gagagl :( masih nget, pengumuman ini dibuka sama kak RISAN di NTU, kata kak RISAN semangat heheheh,fina juga malah nangis O_^ heheheh, masih banyak pengalaman deh....masih banyakjalan,,,selama fa juga semangatin fina,,,,

2. TES PMDK UNAIR (FK UNAIR-FKG UNAIR)
aduhhhhhhhhhhhhhh, agak gila sih fn,,1000 orang yg ikut,,,n pilih FK 800an,,hahaha,,,dr mulai daftar registrasi semua ditemenin ARTA DIGANTARA,,sepupu fina,,,
fina pingin bgt dapet FK UNAIR., mau bahagaian ayah BUNDA dan mbahkuh tersayang :))

tapi ALLAH berkata lain, maaf yah ayah bunda, fina cuma bisa ngecewain...
NANGIS NGEJER :'( , alhamdulillah fa, bisa tenangin fina :))

3. UM UNDIP (FK UNDIP-TEKNIK KIMIA UNDIP)
ga niat aha,,ikut ujian ini, tp kayanya fina bisa ngerjainnya, tp gak LULUS juga,,knapa yah ???
pulang tes ini, jalan2 ke museum gajah loh sama fa,,,hilangin STRES :)

4.TES UTUL UGM (FK UGM-FKG UGM-GIZI UGM)
yah,,ini kesempatan fina kedua,,
fina sangat berharap untuk lulus disini :D.
tp fina cukup deg2an
:D
fina mengerjakan soal yg mungkin fina hitung lwat kunci GO fina bisa masuk FKG UGm...
fina belum bisa kuliah temenin faaaaaaaaaaaaaaaaaaakuh,

5. UMB (FKUI-FK USU-FKG USU)

yah hari2kuh di GO terus belajar dan belajar...BOSEN juga c, setiap ditnya,,
"dah dapet diman fin?"
"belum nih, doain aja,,,UMB "
akhirnya..
detik detik ini, aku mendapatkan STATUSKUH..

inilah dia
FINA si calon DOKTER GIGI

di USU 2010
makasih ya ALLAH...

untuk orang2 tersayang dalam hidup fina...makasih ya ALLAH


regards.

drg. Alfina Subiantoro,sp.Ort

amin...amin...