Nekrosis pulpa dapat terjadi parsial atau total. Tipe parsial dapat memperlihatkan gejala pulpitis yang ireversibel. Nekrosis total,sebelum mengenai ligamentum periodontal biasanya tidak menunjukkangejala. Tidak merespon terhadap tes suhu atau elektrik. Kadang-kadangbagian depan mahkota gigi akan menghitam.
Kemampuan diagnostic dokterbenar-benar diuji ketika terdapat beberapa kanal pada gigi. Misalnyagigi molar yang memiliki 3 kanal, dengan kanal pertama tetap intak dansehat, kanal kedua mengalami inflamasi akut, dank anal ketiga mengalaminekrosis.Lingkungan pulpa memiliki keunikan dibandingkan dengan jaringan lunaktubuh lainnya. Karena pulpa memiliki lingkungan "non compliant" yangmenyebabkan produk inflamasi lebih lambat dihilangkan dibandingkanjaringan lunak tubuh yang lain. Keadaan ini menyebabkan terjadinyadestruksi lokal dalam jaringan pulpa.
Anamnesis pada nekrosis pulpa berupa tidak ada gejala rasa sakit, keluhan sakit terjadi bila terdapat keradangan periapikal. Pemeriksaan perkusitidak didapatkan nyeri dan pada palpasi juga tidak terdapatpembengkakan serta mobilitas gigi normal. Foto rontgen gigi biasanyanormal kecuali bila terdapat kelainan periapikal terjadi perubahanberupa radiolusen pada lesi.
Nekrosis pulpa pada akar gigi menunjukkan terjadi dari 20%-40%. kejadian dari nekrosis pulpaterlihat tidak berhubungan dengan lokasi terjadinya fraktur akar gigipada apikal, tengah ataupun bidang insisial tetapi lebih berhubungandengan kavitas oral taupun beberapa dislokasi segmen insisial. Jika adabukti pada portiokoronal pulpa, ini secara umum dipercaya bahwa segmenapikal akan tetap berfungsi. Perawatan edontotik adapun biasanya dilakukan pada segmen koronal pada kanal akar gigi.Tampilan radiografik pada destruksi tulang ataupun pada bagian yangmengalkami fraktur merupakan indikator terbaik dari nekrosis pulpa danmungkin mnembuthkan beberapa bulan untuk perkembangan. Kurangnya responterhadap test suhu dan elektrik tanpa bukti radiografik adanyadestruksi tulang terhadap bagian fraktur tidak menjamin harusnya terapi odontotik.
Kemampuan diagnostic dokterbenar-benar diuji ketika terdapat beberapa kanal pada gigi. Misalnyagigi molar yang memiliki 3 kanal, dengan kanal pertama tetap intak dansehat, kanal kedua mengalami inflamasi akut, dank anal ketiga mengalaminekrosis.Lingkungan pulpa memiliki keunikan dibandingkan dengan jaringan lunaktubuh lainnya. Karena pulpa memiliki lingkungan "non compliant" yangmenyebabkan produk inflamasi lebih lambat dihilangkan dibandingkanjaringan lunak tubuh yang lain. Keadaan ini menyebabkan terjadinyadestruksi lokal dalam jaringan pulpa.
Anamnesis pada nekrosis pulpa berupa tidak ada gejala rasa sakit, keluhan sakit terjadi bila terdapat keradangan periapikal. Pemeriksaan perkusitidak didapatkan nyeri dan pada palpasi juga tidak terdapatpembengkakan serta mobilitas gigi normal. Foto rontgen gigi biasanyanormal kecuali bila terdapat kelainan periapikal terjadi perubahanberupa radiolusen pada lesi.
0 komentar:
Posting Komentar